Yoga Untuk Seks

Standard

Masih seputar yoga, senam yang sering dikaitkan dengan urusan kesehatan dan sex ini memang digandrungi masyarakat terutama di daerah perkotaan. Selain berdampak positif terhadap kesehatan fisik dan perkembangan jiwa, yoga dipercaya pula bisa meningkatkan gairah seks. Tak aneh bila peminatnya kian hari semakin meningkat.

Selain untuk kesehatan fisik, yoga juga berkhasiat untuk jiwa. Gerakan yoga tidak cuma berfokus pada fisik dan jiwa, salah satunya konsentrasi. Karena banyak khasiat yang diberikan yoga, di antaranya mengembalikan kondisi tubuh menjadi prima, melancarkan peredaran darah, di mana kerja organ tubuh menjadi bagus. Juga menyegarkan pikiran, pikiran menjadi tenang, perasaan menjadi nyaman, dan jiwa menjadi lebih jernih, sehingga tidur menjadi lebih nyaman. Tidak itu saja, yoga juga berkaitan dengan seks. Salah satu gerakan yoga yang berhubungan langsung dengan organ seksual manusia adalah garurasana. Cerakan ini berada di sekitar organ seksual.

Sebelum memulai, untuk mempermudah latihan serta mengurangi risiko cedera, lakukan pemanasan secara aerobik. Pemanasan bisa berupa jalan, joging, lompat tali, atau bersepeda, selama 10 menit.

1. Gerakan Segitiga
Berdirilah dengan kedua kaki terbuka selebar 90 cm. Rentangkan kedua lengan ke samping. Putarlah kaki kanan sekitar 90 derajat dan putarlah kaki kiri sedikit ke kanan. Usahakan agar kedua lutut dan lengan lurus. Bengkokkan badan pada pinggang, gerakkan badan ke kanan, sehingga tangan kanan terletak di tulang kering. Lihatlah ke atas, ke ibu jari tangan kiri, dan tahanlah selama 5 pernapasan. Kemudian kembali ke posisi awal, ganti dengan kaki lain dan ulangi gerakan ini.

Catatan:
Bila otot hamstring (paha bagian belakang) terasa kencang atau pinggang sakit, bengkokkan sedikit lutut yang ada di depan.

2. Posisi Katak
Membungkukkan ke depan dengan kedua kaki terpisah dan kedua tanga menjauhi badan, sampai perut menyentuh lantai. Bertumpulah pada lengan bawah, kaki tetap terbuka lebar. Tekanlah bagian dalam kaki dan lutut ke lantai. Perlahan-lahan tekankan pinggul sedikit mungkin dengan lantai. Tahan selama 10 pernapasan, doronglah ke atas dengan tangan dan kembali ke posisi awal.

Catatan:
Jika kedua lutut terasa sakit, tempatkan handul di bawahnya sebagai bantalan.

3. Duduk Membuka Kaki
Duduklah di lantai dengan kedua kaki terbuka lebar dan telapak kaki dalam keadaan fleks. Kontraksikan otot-otot pahan untuk mengangkat tempurung lutut ke atas, ke arah pinggul. Selanjutnya tempatkan kedua lengan di lantai, di belakang tubuh dengan jari-jari menghadap ke depan. Kedua lengan menopang punggung yang tegak. Tahan selama 10 pernapasan.

Catatan:
Bila pinggul terasa kaku dan sakit, gerakkan kedua kaki sedikit lebih dekat dan bengkokkan lutut sedikit.

4.Berbaringlah telentang mengangkat kaki
Berbaring telentang dan naikkan kaki kiri. Peganglah ibu jari kaki dengan kedua jari pertama tangan kanan. Turunkan kaki secara perlahan-lahan ke arah bahu. Lakukan sejauh mungkin yang bisa dilakukan, tahan posisi ini selama lima pernapasan. Secara perlahan-lahan kembali ke posisi awal. Ulangu gerakan ini dengan kaki dan tangan kanan.

Catatan:
Bila terlalu sukar meraih jari kaki, gunakan bantuan saputangan atau pita.
Sumber : http://ladyelen.blogspot.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s